Senin, 17 Juli 2017

4 Rahasia Meningkatkan Listening IELTS

Saya pernah gagal tes IELTS satu kali dan kegagalan tersebut dikarenakan skor Listening yang masih di bawah angka 6. Padahal, persyaratan kampus di luar negeri tujuan saya (Victoria University of Wellington, New Zealand), ke-empat aspek tes pada IELTS: Reading, Listening, Speaking dan Writing diwajibkan tidak boleh ada yang di bawah angka 6 dan angka rata-ratanya (overall) harus 6,5. Selain itu juga, skor overall saya hanya sebatas 6 meski sudah memiliki skor yang cukup pada bagian lainnya selain Listening. Cuma karena nilai Listening jatuh, maka saya harus menunda lagi rencana saya untuk mendaftar ke kampus impian saya. Ibarat grup favorit sepak bola yang kalah penalty 5-4, seperti itulah kekecewaan saya waktu itu karena kegagalan tersebut sangatlah tanggung.
Namun demikian, dari sanalah saya koreksi diri dan bertanya kepada banyak kawan serta tutor di kampung inggris (tempat saya kursus dulu), lalu berusaha lebih keras lagi. Hingga sampai akhirnya saya menemukan metode yang dapat meningkatkan nilai Listening cukup signifikan. Di real test pertama, nilai Listening saya cuma 5,5 dan dalam waktu kurang lebih satu bulan latihan, skor Listening saya dapat meningkat menjadi 7 pada real test yang ke dua (tes yang saya ambil dua bulan setelah tes pertama).
Ternyata kegagalan itu ada hikmahnya untuk saya dan juga barangkali untuk kalian para pembaca, sebab di artikel ini akan saya beberkan rahasia meningkatkan skor Listening IELTS yang dulu pernah saya praktekkan. Kenapa saya sebut rahasia? sebab ternyata cara ini diajarkan pada lembaga-lembaga kursus besar eksklusif (biasanya yang mahal dan ada native speakernya). Juga, masih sedikit orang-orang yang mempraktekkan metode ini walau caranya sebenarnya sangat sederhana. Sebelum saya bagikan, saya sarankan kawan-kawan mempraktekan cara ini dengan tidak menggunakan Head-Speaker agar hasilnya jauh lebih maksimal. Cukup gunakan speaker biasa saja!
Berikut 4 cara rahasia meningkatkan kemampuan Listening IELTS:
1. Listening & Reading
Caranya cukup mudah, pertama-tama cari atau download dulu beberapa file Audio simulasi tes IELTS seperti Cambridge IELTS beserta dengan script-nya. lalu Cukup di-play saja audionya sambil membaca script-nya dengan lantang sama persis dengan audionya. Usahakan sama persis membacanya baik intonasi dan temponya seperti menyanyikan lagu dengan membaca lirik. Tidak apa-apa bila suara kita masih belum bisa mengimbangi tempo suara percakapan di Audio. Namun, jangan sampai ketinggalan terlalu jauh, minimal tertinggal 1 detik masih tidak apa-apa.
Jangan remehkan metode ini, sebab ini adalah latihan yang sangat ampuh untuk meningkatkan fokus atau konsentrasi dalam mendengar. Ini sangat membantu dalam menghadapi soal listening “Fill The Gap” (Isilah Titik-Titik) pada section 1 soal Listening. Secara praktis, ini sangat berpengaruh meningkatkan kemampuan Listening IELTS itu sendiri, akan tetapi tidak meningkatkan kemampuan bahasa inggris pada esensinya. Intinya, cara ini lebih bersifat TRICK, dimana dengan melakukan ini, kita dapat lebih gampang menebak pola soal Listening IELTS serta meningkatkan konsentrasi kita dalam mendengarkan soal.
Menurut saya, ini adalah metode jangka pendek, dimana cukup dilakukan ketika sudah mendekati Real Test, sekitar 1-2 minggu sebelum Real Test. Lakukan setiap hari berturut-turut dengan satu soal simulasi listening setiap harinya hingga Real Test. Saya sarankan untuk menggunakan soal simulasi listening yang pernah dikerjakan supaya materi Listeningnya tidak sia-sia. Metode ini dapat dibilang sebagai adaptasi atau kalibrasi kemampuan listening kita terhadap soal Listening IELTS.

4 Rahasia Meningkatkan Listening IELTS

By: Wendy Sunarya
Saya pernah gagal tes IELTS satu kali dan kegagalan tersebut dikarenakan skor Listening yang masih di bawah angka 6. Padahal, persyaratan kampus di luar negeri tujuan saya (Victoria University of Wellington, New Zealand), ke-empat aspek tes pada IELTS: Reading, Listening, Speaking dan Writing diwajibkan tidak boleh ada yang di bawah angka 6 dan angka rata-ratanya (overall) harus 6,5. Selain itu juga, skor overall saya hanya sebatas 6 meski sudah memiliki skor yang cukup pada bagian lainnya selain Listening. Cuma karena nilai Listening jatuh, maka saya harus menunda lagi rencana saya untuk mendaftar ke kampus impian saya. Ibarat grup favorit sepak bola yang kalah penalty 5-4, seperti itulah kekecewaan saya waktu itu karena kegagalan tersebut sangatlah tanggung.
Namun demikian, dari sanalah saya koreksi diri dan bertanya kepada banyak kawan serta tutor di kampung inggris (tempat saya kursus dulu), lalu berusaha lebih keras lagi. Hingga sampai akhirnya saya menemukan metode yang dapat meningkatkan nilai Listening cukup signifikan. Di real test pertama, nilai Listening saya cuma 5,5 dan dalam waktu kurang lebih satu bulan latihan, skor Listening saya dapat meningkat menjadi 7 pada real test yang ke dua (tes yang saya ambil dua bulan setelah tes pertama).
Ternyata kegagalan itu ada hikmahnya untuk saya dan juga barangkali untuk kalian para pembaca, sebab di artikel ini akan saya beberkan rahasia meningkatkan skor Listening IELTS yang dulu pernah saya praktekkan. Kenapa saya sebut rahasia? sebab ternyata cara ini diajarkan pada lembaga-lembaga kursus besar eksklusif (biasanya yang mahal dan ada native speakernya). Juga, masih sedikit orang-orang yang mempraktekkan metode ini walau caranya sebenarnya sangat sederhana. Sebelum saya bagikan, saya sarankan kawan-kawan mempraktekan cara ini dengan tidak menggunakan Head-Speaker agar hasilnya jauh lebih maksimal. Cukup gunakan speaker biasa saja!
Berikut 4 cara rahasia meningkatkan kemampuan Listening IELTS:
1. Listening & Reading
Caranya cukup mudah, pertama-tama cari atau download dulu beberapa file Audio simulasi tes IELTS seperti Cambridge IELTS beserta dengan script-nya. lalu Cukup di-play saja audionya sambil membaca script-nya dengan lantang sama persis dengan audionya. Usahakan sama persis membacanya baik intonasi dan temponya seperti menyanyikan lagu dengan membaca lirik. Tidak apa-apa bila suara kita masih belum bisa mengimbangi tempo suara percakapan di Audio. Namun, jangan sampai ketinggalan terlalu jauh, minimal tertinggal 1 detik masih tidak apa-apa.
Jangan remehkan metode ini, sebab ini adalah latihan yang sangat ampuh untuk meningkatkan fokus atau konsentrasi dalam mendengar. Ini sangat membantu dalam menghadapi soal listening “Fill The Gap” (Isilah Titik-Titik) pada section 1 soal Listening. Secara praktis, ini sangat berpengaruh meningkatkan kemampuan Listening IELTS itu sendiri, akan tetapi tidak meningkatkan kemampuan bahasa inggris pada esensinya. Intinya, cara ini lebih bersifat TRICK, dimana dengan melakukan ini, kita dapat lebih gampang menebak pola soal Listening IELTS serta meningkatkan konsentrasi kita dalam mendengarkan soal.
Menurut saya, ini adalah metode jangka pendek, dimana cukup dilakukan ketika sudah mendekati Real Test, sekitar 1-2 minggu sebelum Real Test. Lakukan setiap hari berturut-turut dengan satu soal simulasi listening setiap harinya hingga Real Test. Saya sarankan untuk menggunakan soal simulasi listening yang pernah dikerjakan supaya materi Listeningnya tidak sia-sia. Metode ini dapat dibilang sebagai adaptasi atau kalibrasi kemampuan listening kita terhadap soal Listening IELTS.
Contoh audio soal Listening Cambridge IELTS 7 
Metode ini terdengar gampang, tapi silahkan coba sendiri.. Bagi yang konsentrasinya belum bagus, pasti susah untuk mengiring percakapan di audionya. Ingat sekali lagi, cara ini cuma untuk meningkatkan konsentrasi dan adaptasi terhadap pola soal. Kita juga perlu meningkatkan hal lain seperti vocabulary dan memori serta yang paling penting adalah pemahaman cerita pada soal Listening melalui cara lainnya di bawah ini.
2. Listening & Repeating
Seperti namanya, metode ini sangat sederhana, yaitu cukup mendengarkan dan mengucapkan ulang apa yang baru didengarkan. Caranya yaitu ketika mendengarkan satu atau dua kalimat dalam suatu podcast atau Audio, kita tekan pause, lalu kita ucapkan ulang (repeat) kalimat yang barusan didengar satu sampai dua kali hingga benar. Ucapkan dengan jelas dan tegas, upayakan intonasi dan temponya semirip mungkin dengan kalimat yang barusan didengarkan. Lalu, play lagi untuk mendengarkan satu atau dua kalimat lagi dan seterusnya. Bila menemukan kata baru, maka sebisa mungkin cari artinya agar vocabulary kita juga meningkat. Saya sarankan untuk mengumpulkan dan mendengarkan audio yang sifatnya academic atau yang mendekati soal Listening IELTS. Sumber audio atau podcastnya dapat dicari di: British Council, BBC Learning English atau Cambridge IELTS.

Beberapa contoh rekaman podcast yang bisa digunakan untuk latihan (Presentasi ataupun Conversation), Sumber: Achieve IELTS 2
Cara ini sangat efektif meningkatkan kemampuan konsentrasi dan terutama memori. Yang dimaksud memori di sini adalah kemampuan kita mengingat kalimat sekitar lima detik ke belakang yang barusan didengar saat Listening IELTS. Jadi secara tidak langsung, mental di saat Listening akan lebih siap ketika memori pendengaran telah terasah. Pemahaman terhadap soal pun akan jadi lebih gampang. Ini akan sangat berguna untuk mengerjakan soal Listening pada section 1 dan 2.
Metode ini sangat disarankan untuk yang benar-benar masih sangat kesulitan ketika mendengar soal Listening atau yang baru-baru belajar bahasa inggris. Ini akan sangat membantu secara cepat meningkatkan kemampuan pendengaran serta juga vocabulary bahasa inggris.
3. Listening & Writing
Metode ini caranya dengan menulis maksud atau inti yang didengar dari Audio. Setelah mendengarkan kurang lebih dua paragraf audio listening, tekan pause, lalu tuliskan inti atau pokok paragraf yang baru didengar. Tidak perlu menuliskannya sama persis dengan apa yang didengarkan. Di sini, kita boleh melakukan paraphrase atau menuliskan apa yang didengar dengan kalimat yang sedikit berbeda selama maksud dan intinya sama.
“Aeroplanes and Global Warming”LearnEnglish -CentralBRITISH COUNCIL - LEARNENGLISH
Audio Player
Cara ini sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman terhadap cerita soal Listening. Pada soal Listening IELTS, metode ini akan sangat berguna untuk menghadapi section 3 dan 4.
4. Listening & Understanding
Mendengar dan memahami. Metode ini seperti kita di saat mendengar radio atau televisi. Cukup dengarkan dan pahami saja maksud atau cerita podcast ataupun rekaman presentasi bahasa inggris. Kita tidak perlu melakukan apa-apa disini, tetapi pastikan kita tidak mengantuk di saat mendengar. Saya sarankan untuk duduk di kursi dengan punggung sedikit tegap (Sikap Real Test) agar tidak mengantuk saat mendengarkan. Jangan menyender ataupun terbaring santai saat mendengarkan podcast atau Audio, saya jamin kawan-kawan dapat mengantuk atau bahkan tertidur. Lakukan metode ini dengan santai tapi serius.
Rekaman Audio sebaiknya didengar minimal dua sampai tiga kali hingga betul-betul mengerti dan menemukan vocabulary baru di dalamnya. Metode ini sebenarnya untuk jangka panjang agar kemampuan bahasa inggris tidak melemah dan juga supaya pendengaran dapat terbiasa dengan bahasa Inggris. Baik itu pemula ataupun sudah ahli, kebiasaan ini harus selalu dilakukan untuk menjaga kemampuan Listening.
Kebiasaan ini bisa dilakukan lebih fleksibel, misal dengan menonton film bahasa inggris tanpa subtitle, melihat rekaman TED Talk serta mendengarkan podcast atau siaran berita bahasa Inggris.

0 komentar:

Posting Komentar