Jumat, 20 Oktober 2017

Pahami Lebih Jauh 4 Aspek Ujian IELTS



1. Listening



Listening terbagi menjadi empat sesi dengan 10 pertanyaan di setiap bagian dan dikerjakan dalam waktu 30 menit. Sesi pertama dan kedua beriisi tentang situasi sehari-hari, biasanya sesi pertama merupakan percakapan antara dua orang dan sesi kedua berupa monolog. Sesi ketiga dan keempat berisi tentang situasi akademis, biasanya sesi ketiga merupakkan percakapan antara dua orang dan bagian keempat berupa monolog.
Tips yang terpenting adalah perbanyaklah latihan untuk membiasakan diri kalian dengan aksen Inggris dan kecepatan suara / percakapan. Salah satu strategi yang menurut aku cukup membantu yakni dengan membaca pertanyaan pada lembar soal terlebih dahulu sebelum percakapan diputar sehingga kamu tahu apa jawaban yang dicari dalam rekaman percakapan yang diputar.


2. Reading

 


Untuk reading terdapat 40 pertanyaan dalam waktu 60 menit. Salah satu cara latihan untuk Reading yakni dengan membiasakan membaca bacaan yang bersifat akademis. Dengan cara ini, kalian bisa memperkaya vocabulary yang tidak hanya penting untuk Reading, namun juga untuk Writing. Beberapa sumber di internet, buku IELTS, dan IELTS Prep Course juga memberikan sejumlah vocabulary penting yang sering muncul dalam soal bacaan di IELTS. Selain itu, kalian juga perlu menguasai strategi skimming dan scanning dalam membaca sehingga dapat menemukan informasi dan menjawab pertanyaan secara cepat dan tepat mengingat ada batasan waktu dan bacaan yang panjang.
 
3. Writing


Writing terbagi menjadi dua sesi yang dikerjakan dalam waktu 60 menit, 20 menit untuk sesi pertama dan 40 menit untuk sesi yang kedua. Pada sesi pertama, kalian diminta untuk membuat tulisan berbentuk paragraf berdasarkan informasi berupa grafik atau diagram yang terdapat pada lembar soal dengan jumlah minimal 150 kata, dan pada sesi kedua, kalian akan diminta untuk membuat tulisan berbentuk paragraf yang bersifat argumentatif sesuai dengan topik yang ada pada lembar soal dengan jumlah minimal 250 kata. Jangan sampai kalian menulis kurang dari 150 atau 250 kata karena hal ini akan berdampak pada pengurangan nilai kalian. Yang dinilai pada tes Writing adalah kesesuaian dan kesinambungan dari tulisan (coherence and cohesion), kata atau vocabulary yang kalian gunakan, dan penggunaan tata bahasa (grammar) yang tepat, maka pastikan kalian menggunakan ejaan dan tata bahasa yang benar karena skor kalian akan dipotong jika ada ejaan dan tata bahasa yang salah.

4. Speaking


Pada tahap Speaking, kalian akan berhadapan dengan seorang examiner di dalam satu ruangan. Jawaban kalian akan direkam untuk dinilai dan pada tahap ini terdapat tiga pertanyaan dalam waktu 11-14 menit. Pada sesi yang pertama, pertanyaan akan berkisar tentang diri sendiri seperti misalnya keluarga, pekerjaan, waktu luang, dan sebagainya. Pada sesi kedua, kalian akan diberikan sebuah topik dan kalian diberi waktu 1 menit untuk mempersiapkan diri kemudian dilanjutkan dengan waktu 2 menit untuk berbicara. Pada sesi ketiga, kalian akan diajak berdiskusi oleh examiner tentang topik yang diberikan pada sesi kedua dimana kalian akan diberikan pertanyaan oleh examiner. Hal yang dinilai pada tahap Speaking adalah perihal kelancaran dan kesinambungan dalam berbicara (fluency and coherence), kosa kata yang kalian digunakan, penggunaan tata bahasa (grammatical range and accuracy) dan pengucapan kalian (pronunciation).

Menurut aku, kunci utamanya adalah persiapan yang matang misalnya kalian latihan untuk membiasakan diri dengan proses tes IELTS baik secara latihan mandiri ataupun melalui IELTS Preparation Course. Selain itu pastikan kalian berkonsentrasi penuh dan fokus saat mengerjakan tes IELTS agar kkalian mendapat hasil yang maksimal. Semoga bermanfaat dan good luck!



0 komentar:

Posting Komentar